Belajar Membuat Kue Cantik dari Jepang

Setelah berhasil mengajak orang-orang Jepang belajar masakan Indonesia, kini +62 mengadakan kelas memasak untuk orang Indonesia di Aston Rasuna Jakarta pada Selasa (4/4). Wagashi (kue manis dari Jepang) dipilih sebagai menu yang dibuat. Dua jenis wagashi berwarna lembut dan cantik, yakni daifuku mochi dan nerikiri, menjadi fokus. Ini karena Jepang sedang mengalami musim semi yang tentunya identik dengan bunga sakura.

Sebanyak 9 orang Indonesia dan 5 orang Jepang berkumpul untuk belajar dari guru yang didatangkan langsung dari Jepang, yakni Matsumoto Machiko. Ia adalah guru dari Washoku Home Cooking, sekolah kuliner untuk orang asing di Osaka. Hari itu, ia tampil anggun dengan kimono berwarna hitam. “Membuat wagashi memang tidak mudah, tetapi, ayo, kita buat menjadi lebih mudah,” ucap Machiko saat membuka kelas memasak yang disampaikan dalam bahasa Inggris.
sakura_DSCF8272
Kelas memasak menggunakan bahan-bahan yang dibawa langsung dari Jepang. Tujuannya, agar peserta dapat membuat wagashi yang rasanya sama seperti di Jepang. Machiko juga menjelaskan bahwa bisa saja membuat dengan bahan-bahan yang ada di Indonesia meskipun cita rasanya berbeda. Ia pun membagikan mochi yang ia buat menggunakan bahan lokal agar peserta tahu perbedaannya dengan mochi yang dibuat di kelas memasak.
sakura_DSCF8334
Kelas memasak berlangsung selama 2 jam dan dilanjutkan dengan belajar membuat matcha (teh hijau dari Jepang). Minuman tradisional ini memang menjadi pendamping yang pas untuk wagashi. Para peserta diberi wawasan tentang tradisi minum matcha di Jepang. Lalu, satu per satu mereka mencoba membuatnya secara tradisional menggunakan chasen (adukan bambu) dan gelas keramik dari Bengkel Keramik Puspa 5.
sakura_IMG_1166
Sebagai penutup, para peserta berkesempatan mencicipi wagashi dan matcha buatan masing-masing. Namun, mereka tidak memakan wagashi yang mereka buat. Bukan karena kecewa, justru mereka mengagumi bentuknya yang sangat indah. “Saya tidak mau makan, ah. Kue ini saya bawa pulang saja untuk ditunjukkan ke keluarga di rumah,” jelas Irsa, salah satu peserta kelas memasak.
sakura_DSCF8374