Sugamo sebagai tempat yang terkenal penuh dengan kaum lanjut usia, tapi bukan berarti makanan di dalamnya hanya untuk kaum lanjut usia. Banyak makanan enak dan menarik di sini. Sebelum masuk ke gerbang Jizo-dori ada deretan toko yang menjual aneka buah-buahan dan jamur. 

Ada buah lokal Jepang, seperti kesemek, apel, jeruk, tapi aja pula yang berasal dari luar negeri. Ada durian juga! Ada 1 buah saja. Harganya mencapai 5oo ribu rupiah.

Ada pula jamur Matsutake yang harganya mahal karena hanya ada di musim tertentu. Biasanya jamur Matsutake dimakan dengan cara dibakar di atas arang terlebih dahulu. Kata penduduk lokal, baunya kuat dan harum sekali. 

 Setelah melewati gerbang Jizo-dori deretan makanan mengundang kita untuk melihat dan mencicipinya. Ya! Di Sugamo, kita bisa mencicipi dulu beberapa makanan yang dijual.  Biasanya penjual menawarkan makanannya dan mempersilahkan untuk mencicipinya, seperti penjual Tsukudani ini. 

Penjual Tsukudani yang mempersilakan para pengunjung mencicipi semua yang dia jual dengan ramah.

Tsukudani adalah makanan yang biasa dimakan dengan nasi putih. Bahan-bahannya berasal dari makanan laut, seperti cumi-cumi, telur ikan, dan lain sebagainya. Rasanya adanya manis dan ada yang asin. Boleh coba satu persatu lho.. 

Selain itu, ada juga Daifuku. Kue manis yang terbuat dari tepung beras berisi selai kacang merah. Bentuknya menyerupai kue mochi yang terkenal itu. Ada beberapa toko kue tradisional. Daifuku enak untuk camilan sambil minum teh hangat. Selain itu juga ada Monaka yang sama enaknya. 

Monaka luarnya seperti cone dalamnya selai kacang merah dan wijen.
Ada juga isi selai plum (satunya 100 Yen)

Untuk Anda yang suka memasak, banyak juga bahan-bahan masakan dan bumbu di sini. Ada udang kering kecil yang biasa digunakan untuk bumbu dalam membuat sup dan lain sebagainya. 

Masih banyak ragam makanan di Sugamo. Semuanya adalah makanan tradisi di sana. Biasanya makanan di Sugamo hanya dapat ditemukan di pasar tradisional atau toko lama di Jepang. Selamat menikmati!