Toyama merupakan sebuah provinsi yang jaraknya kurang lebih 350km dari Tokyo. 55 menit naik pesawat atau 6 jam naik mobil atau 3,5 jam dengan kereta. Jauh ya! Tapi ini worth it ! Karena ada si kecil yang manis, Shiroebi (udang putih).

 Shiroebi hanya berukuran 5-7cm saja. Berwarna merah muda saat hidup dan akan berwarna keputihan saat sudah mati. Warna merah mudanya begitu berkilauan saat baru ditangkap dan membuat Shiroebi ini dikenal sebagai “Jewel of Toyama Bay”. Shiroebi hidup di perairan teluk Toyama sekitar 300m dibawah permukaan laut. Ada musim tangkap tertentu yakni April hingga November. 

Ada banyak cara menikmati shiroebi. Tapi untuk merasakan keaslian shiroebi, ada baiknya mencoba dengan cara sashimi. Shiroebi yang dikupas dengan tangan. Kualitas lebih baik dari shiroebi olahan. Rasanya manis dan lembut. Tapi ada sensasi yang berbeda dibandingkan makan udang yang lainnya. Sulit diungkapkan dengan kata-kata. Itu yang bikin kangen.

 

Kalau Anda menyempatkan diri ke Toyama, mampirlah ke sebuah restoran yang menyediakan shiroebi di dalam pertokoan sebelah stasiun Toyama. 

Toyama Shiroebitei 白えび亭  merupakan restoran yang terkenal dengan shiroebi-nya. Di sana Anda bisa mencoba Tempura Shiroebi set (¥1980) . Terdiri dari satu mangkok berisi nasi, tempura sayur dan shiroebi, miso sup, dan shiroebi sashimi. Jadi di dalam satu set ini Anda bisa rasakan shiroebi renyah dan rasa yang asli di sashimi.

Ini pilihan menu lainnya. Harganya jauh lebih mahal karena shiroebi kupas untuk sashimi lebih banyak. Kenapa bisa mahal? Karena shiroebi kupas yang baik, dikupas dengan tangan bukan dengan mesin. 

100gr shiroebi kupas di Rakuten (online shop) = ¥ 3.500 

200gr frozen tidak dikupas Amazon = ¥ 2.900 

Kalau Anda ingin coba bagaimana rasanya shiroebi, Anda bisa datang ke Sushi Sei Plaza Senayan. Di sana ada shiroebi. Tapi sebelum ke sana, telepon dulu dan pastikan harganya ya…