_dsf0784Saya terkejut ketika menonton MTV saat saya masih duduk di bangku SMA. Sekitar akhir 1990-an hingga awal 2000-an, musik mainstream telah berubah, dari grunge rock seperti Nirvana menjadi pop seperti Britney Spears. Sebelum itu, rock adalah rock, hip hop adalah hip hop, dan fashion hanya mengikuti arus di masa itu.

Namun, sejak saat itu, fashion mulai ‘berbicara’ dengan bebas, membawa pesan menarik. Musik, fashion, video, semua bersama-sama menciptakan hiburan yang lengkap. “Oh, fashion bisa bicara sebanyak itu!” pikir saya. Saya mulai berpikir bahwa saya juga ingin terlibat dalam gerakan bebas tersebut. Itulah mengapa saya memutuskan untuk menjadi seorang perancang busana.

Di fashion show saya, kadang busana ditampilkan oleh peraga yang profesinya bukan seorang model. Penyanyi, seorang wanita dengan kereta dorong bayi, dan lain-lain. Setiap orang menarik. Namun, bagaimana menjadi menarik? Bagaimana cara tiap orang membuka diri sendiri adalah kunci. Saya ingin membuka kunci mereka dan menarik keluar daya tarik yang tersembunyi di diri mereka. Itu adalah tantangan saya.

dscf3055Mnemosyne dari Maruman, Jepang
Amot selalu membawa buku catatan ini untuk menuliskan rencana dan ide. Ia juga memakai ini untuk menggambar desainnya. “Saya suka kualitas kertasnya,” ujarnya. Buku ini bisa dibeli di Paperclip.

 

dscf3357SKY.Inc
Namanya berasal dari kalimat “The Sky Is the Limit”. Anda bisa membeli baju-bajunya di Central, Grand Indonesia East Mall, Lantai 2, Jl. M.H. Thamrin No.1. Buka: 10:00-22:00.

 

Amot Syamsuri Muda
Lahir pada 1987 di Jakarta. Setelah lulus dari SMA, ia melanjutkan studi di sebuah sekolah seni di Singapura. Sebagai perancang busana muda yang mendapat sorotan, ia menyajikan mode avant-garde di ajang Indonesia Fashion Week dan lain-lain. Di samping itu, ia juga menjadi creative director SKY.Inc yang memproduksi pakaian kasual namun edgy. Belakangan ini, ia menata kostum panggung yang menakjubkan untuk Melly Goeslaw.

Portrait of Millennials Introduction