_dsf1422Kami berhenti dari pekerjaan kami di agensi periklanan di Jakarta dan mencari pekerjaan baru. Kami mempertimbangkan untuk pergi ke Singapura atau ke Bali. Kemudian, kami melihat iklan lowongan pekerjaan sebagai desainer dan videografer dari sebuah agensi periklanan di Ubud, Bali. Kami pergi ke Bali untuk melakukan wawancara sekaligus melakukan bulan madu. Hasilnya, kami berdua diterima.

Awalnya, kami ingin pergi ke Singapura karena itu akan meningkatkan karier kami. Gajinya pun tinggi. Namun, setelah melakukan wawancara di Ubud, kami menjadi sangat tertarik dengan lingkungannya dan memutuskan untuk menetap di sini.

Keluar dari agensi, saat ini Cecile menjadi ilustrator lepas (freelance) dan Ryno bekerja sebagai videografer di sebuah perusahaan. Kami juga membuat pakaian yang kami desain sendiri. Kami tidak berambisi dan mimpi kami tidak besar seperti membuat merek kami sendiri. Kami hanya bermimpi untuk memiliki toko kecil tempat kami bisa menjual kerajinan, membuat tempat perlindungan anjing, menjadi sutradara film, dan lain sebagainya.
 
cecil03 cecil04 cecil02_dsf1503ryno05
Cecillia Hidayat
Lahir di Jakarta, 1983. Biasa dipanggil Cecile. Setelah bekerja di agensi periklanan sebagai pengarah artistik, ia menjadi pekerja lepas. Menikah dengan Ryno yang bekerja di agensi yang sama, ia lalu pindah ke Bali 3 tahun yang lalu.

Ryno Bengawan
Lahir di Bandung pada 1984. Ia menjadi desainer grafis dan videografer di agensi yang sama dengan Cecile. Menikah dengan Cecile dan pindah ke Bali.

Portrait of Millennials Introduction