Ini adalah kali kedua saya makan 2 ekor ayam, ini rekor saya. Saya pikir ini juga rekor ayam terbanyak yang dimakan orang di restoran ini. Anda kira saya gila? Ya, saya memang tergila-gila dengan ayam goreng di restoran Ayam Nikmat Panaitan di Jalan Panaitan, Bandung.

Kalau bisa dibilang, saya sudah coba ayam goreng hampir di seluruh dunia, tapi menurut saya, ayam goreng di sinilah yang terenak dan ternikmat Saya bisa datang ke restoran ini berkat teman saya Rishi Gubani yang berdomisili di Bandung. Saya sudah kenal lama dengan Rishi, tapi perkenalannya dengan Ayam Nikmat jauh lebih lama.

Ia ingat betul pertama kali ia datang ke restoran ini ketika umur 5 tahun bersama orang tua dan kakek neneknya. Sekeluarga besar Rishi adalah penggemar ayam goreng di sini. Rishi kecil sudah akrab benar dengan keluarga pemilik ayam Nikmat yang kini sudah diturunkan ke generasi ketiga. Rishi yang kini berusia 40 tahun, tetap menjadi pelanggan setia ayam Nikmat.

Menurut cerita Jenny sanggenerasi kedua yang kini berusia 78 tahun, resep ayam goreng ini diturunkan dari ayahnya yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Usaha keluarga ini diawali dari rumah makan tenda di pinggir jalan Panaitan pada 1965. Karena itulah, restoran ini lebih terkenal dengan sebutan Ayam Panaitan.

Menggunakan bahan ayam kampung dan dengan resep rahasia keluarga, ayam ini begitu nikmat. Ayamnya tidak seasin ayam goreng pada umumnya. Warnanya pun kecoklatan bukan kekuningan seperti ayam goreng lainnya. Tekstur daging ayamnya tidak alot juga tidak terlalu lembut seperti ayam presto atau ayam tulang lunak. Saya sarankan sih jangan pernah makan ayam di sini pakai sendok dan garpu, Anda harus rasakan sendiri ketika menyobek daging ayamnya yang empuukk dan hangat.

Ayam di sini ketika disajikan tidak begitu panas. Tapi bukan berarti ayamnya sudah digoreng lebih dulu sebelum Anda memesan lho. Ayam di sini digoreng dengan minyak yang banyak (deep fry) dan panasnya stabil. Minyak terus menerus dipanaskan dengan arang kayu.

Ayam sebenarnya sudah matang karena proses pebumbuan yang cukup lama. Ayam cukup dicelupkan ke minyak sekitar 17 detik saja. O
leh sebab itu, minyak pada ayam tidak banyak dan tidak membuat mual walaupun saya makan 8 potong ayam.

Oiya, ayam goreng kurang lengkap kalau tidak pakai sambal. Sambal di sini juga terkenal juara, namanya sambal dadak khas Bandung. Namanya dadak karena dibuatnya mendadak, alias fresh. Sambalnya pedas dan diberi perasan jeruk limau rasanya ja

di tambah segar. Kalau kepedasan, langsung minum air teh tawar hangat yang disediakan gratis di sini. Nah, sekarang waktunya saya menantang Anda, bisakah Anda memecahkan rekor saya ? Saya tunggu ya..

moko04_DSCF8296Ayam Goreng Nikmat Panaitan
Jalan Panaitan no.9 Bandung
022-4230040
Buka setiap hari
10:30-20:30WIB
Harga 1 potong ayam goreng Rp. 24.000
 
 
 

#1 Bakso
#2 Kim Tek
#3 Rumah Makan Asia